Skip to main content

Posts

Makin Percaya diri dengan Kesehatan Mulut yang baik #CantikMasaKini

“Misalnya, ada orang cantik tapi bernapas tidak sedap, orang lain pasti akan terganggu. Artinya, kondisi sosial akan menolak, dan rasa percaya diri pun hilang,” ujar Monica Raharja, Senior Brand Manager Systema dari Lion Wings dalam talk show dari Systema, produk perawatan gigi asal Jepang, untuk mendukung event Model Search Jakarta Fashion Week  2016 pada Rabu,  25 Mei 2016 di Atrium Senayan City, Jakarta. http://www.pesona.co.id/read/gigi-sehat-percaya-diri-meningkat Di zaman millenial seperti saat ini, tidak sedikit dari kita yang sangat memperhatikan segi penampilan. Banyak yang rela untuk mengubah bentuk tubuh demi menunjang penampilan yang mereka harapkan. Seperti terkesan jika luar sudah terlihat baik maka juga sebaliknya. Namun ternyata untuk masalah kesehatan mulut masih sedikit yang sadar, padahal kesehatan mulut merupakan yang utama menuju kesehatan lainnya terutama dalam mencerna makanan menuju pencernaan lainnya. "Revalensi permasalahan gigi dan mulut di Indo...

#BeMoreProductive By Involving The Productivity Of Your Youth With XWORK

“Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan ku guncang dunia” – Ir. Soekarno Masa muda adalah masa emas untuk mengembangkan diri dalam bentuk karya sesuai dengan minat dan bakat yang kita miliki. Terutama ketika duduk di bangku kuliah, saat itulah kita menjadi harapan layaknya seorang “Agent of Change,” yang muda yang berkarya yang muda yang berprestasi . Hardskill atau kemampuan teknis diperoleh melalui suatu disiplin ilmu, namun kini tidak sedikit mahasiswa yang betah hanya sekedar duduk di bangku kuliah, misalnya saja mengikuti beragam organisasi dan komunitas yang ada baik yang berada di dalam maupun luar kampus untuk melatih serta meningkatkan kemampuan s oftskill, kemampuan dalam manajemen diri maupun manajemen orang lain . Organisasi menjadi suatu wadah bagi sekumpulan orang yang memiliki visi dan misi yang sama, bekerjasama dengan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan bersama. Banyak hal yang...

Sebuah Tamparan di bulan April

Rintik-rintik hujan sangat awet menyelimuti bulan April kali ini dan hampir di setiap pulang ngampus, ku selalu diselimuti olehnya. Begitu hal nya malam ini, aku tengah ditemani oleh nya lagi. Seperti dihantui rasa berdosa dan tidak tau diri yang sangat besar, bagaimana tidak jika sesuatu yang dulu selalu kau rawat,  seketika tak pernah kau sentuh dan akhirnya kau menyentuhnya lagi. Baik, itu hanya sebuah ilusi dan ada baiknya kita lupakan. Berdosa, sangat berdosa. Aku sedikit lupa kapan terakhir kali aku membuat postingan di blog ini. Terlihat jelas banyak debu bahkan laba-laba. Bukan perkara sibuk, bukan juga perkara paket internet and the last aku juga tidak begitu paham ntah mengapa belakangan ini mood untuk menulis sedikit memudar. Berbeda halnya ketika zaman dulu, kegiatan menulis sangat ku tekankan. Aku sering membandingkan hal seperti itu, hingga suatu ketika ada suatu tamparan keras yang membuat hati ini terketuk olehnya.  Moment yang ditunggu itu tiba, bertepata...

Tak kenal lelah

Di rumah yang sederhana terdapat sebuah keluarga yang sangat harmonis. Tak ada kesan angkuh di keluarga tersebut. Mereka mudah bergaul serta ramah kepada semua orang.  Itulah alasan mengapa aku ingin mengenal mereka lebih dalam. Alhasil keluargaku dengan keluarganya sudah seperti keluarga dekat. Aku berteman baik dengan Wiwit. Umurnya tiga tahun lebih tua dari aku. Dia baik, pintar dan rama. Dia sudah tamat dari SMA namun dikarenakan kondisi ekonomi maka ia harus menghapus mimpinya dalam-dalam. Dan sekarang ia menjadi pelayan di sebuah toko roti.      Begitu juga dengan keluarganya. Ayahnya seorang penjual kerupuk jangek dan ibunya seorang penjual kue. Sedangkan kakaknya hanya membantu  orang tua mereka berjualan dikarenakan putus sekolah sejak SMA.  Sekarang kakak itu sudah menikah dan memiliki seorang anak .Namun malangnya mereka sudah bercerai dikarenakan suaminya ternyata sudah menikah lagi. Mungkin itu merupakan bagian dari kejadian pahit ya...

Wisata Tinggi Raja

Well.. inilah kisah petualangan kami di Tinggi Raja. Kami ke sana tepat hari Senin kemarin ketika anak kelas XII sedang Ujian Nasional, kami hanya beranggotakan 10 orang dengan menaiki alat transportasi beroda empat dan itu seru banget. Untuk mencapai lokasi Tinggi Raja kita harus menempuh perjalanan sekitar 4-5 jam dari Ibu Kota Sumatera Utara. Rute tercepat dan dapat dilalui dengan mobil adalah melalui Lubuk Pakam menuju Galang lalu ke Bangun Purba hingga sampai di Dolok Tinggi Raja. Perjalanan menuju ke sana itu benar-benar butuh perjuangan bahkan jalanan kesana itu berbatu-batu alias tidak mulus. Padahal tempat wisatanya itu sangat berpotensi untuk menambah para wisatawan yang berdatangan namun pemerintah daerah kurang memperhatikan wisata alam yang luar biasa indahnya. Di Tinggi Raja itu sendiri tedapat 3 tempat wisata yang bisa kita kunjungi : 1.Kawah biru 2.Kawah putih 3.Tempat pemandiannya Dan kami pun mencoba semua tempat itu, yaa walaupun harus melewati ...

Sekolah Dambaanku

Sekolah adalah tempat kita menuntut ilmu dan tempat kita belajar. Sekolah adalah tempat berlangsungnya proses belajar mengajar antara murid dan guru, tempat di bentuknya karakter-karakter yang baik. Namun apakah semua sekolah sudah sesuai dengan dambaan para murid? Mungkin jawabnya kebanyakan tidak. Inilah beberapa alasannya dan inilah beberapa harapan saya : 1 .Guru Hampir semua guru di Indonesia adalah guru-guru terbaik. Mereka adalah guru yang terpilih untuk membentuk karakter yang baik dari setiap murid. Namun mengapa masih banyak terjadi kekerasan antara murid dan guru. Bukankah itu memiliki dampak mental yang buruk terhadap para murid. Bukankah tujuan belajar dan mengajar itu untuk membentuk karakter yang baik. Terkadang saya masih bertanya-tanya mengapa guru-guru bidang eksakta selalu terkenal kejam. Bukankah itu sangat mempengaruhi mental para murid. Sehingga para murid takut dengan gurunya dan tidak suka dengan pelajarannya. Misalnya : ketika guru memberi   tu...